Local Experiences

26 Macam Es khas Nusantara yang Enak Untuk Buka Puasa

Kenali 26 jenis es untuk buka puasa yang mungkin belum pernah kamu coba sebelumnya.

Iklan sirup mulai banyak di televisi, itu tandanya kita umat muslim sudah akan masuk bulan Ramadan. Di bulan Ramadan, biasanya umat muslim menjalankan ibadah puasa. Nah, bicara soal berpuasa, sudah pasti jika waktu berbuka tiba, kita butuh yang seger-seger, betul kan…

Siapa tak suka es? Rasanya sih tak ada, ya. Minuman dingin dan cenderung punya cita rasa manis ini kerap diburu siapa saja yang ingin berbuka puasa. Tak heran pamornya makin melejit menjelang dan selama bulan Ramadan. Sebut saja Es Campur, Es Pisang Ijo, Es Buah, Es Teler, Es Cendol, hingga Es Kacang Merah yang sudah sering jadi pilihan.

Nah, tapi kawanjo tahu nggak, sih kalau Indonesia itu punya banyak sekali jenis es yang bisa dinikmati. Mulai dari jenis es serut hingga semangkuk atau segelas hidangan manis yang diberi es batu, tampilan sajian berbahan dasar air beku ini pun berbeda-beda dari Sabang sampai Merauke. Penasaran seperti apa? Yuk, intip 20 ragam jenis es Nusantara yang layak kawanjo coba di puasa kali ini.

  1. Es Nona
Yuk, cobain es nona untuk buka puasa! (Foto: Dok. Times Indonesia)

Berasal dari Pontianak, es ini jika diperhatikan tampilannya mirip sekali dengan es doger. Hanya saja, di minuman ini kawanjo akan menemukan irisan manisan pepaya, kacang merah, dan tape. Bahkan kadang ada pula penjual yang turut menambahkan sagu mutiara, potongan nangka, dan kolang-kaling. Uniknya lagi, es serut yang ditaruh di atasnya disiram dengan air kapur sirih.

Jadi setelah diberi sirup merah yang khas, alih-alih menyiram dengan susu atau santan, Es Nona malah diberi siraman air kapur sirih. Supaya apa? Supaya es nya tak mudah cair dan jadi makin renyah saat digigit. Rasanya pun jadi makin unik dan tak mudah ditemukan di es jenis lain! Kalau penasaran, main-main saja ke daerah pecinan di Jakarta. Kawanjo pasti akan menemukannya.

2. Es Oyen

Siapa bisa menolak kesegaran es oyen (Foto: Dok. Umroh.com)

Bandung. Tempat di mana banyak sekali jenis es tercipta. Tak heran salah satu es paling enak yang bisa dinikmati kala buka puasa ini juga berasal dari sana. Diambil dari nama pemilik Warung Pak Oyen 18, es ini pun kemudian diberi nama es oyen dan langsung tenar di kalangan pencinta minuman dingin sejak tahun 1962.

Memang bentuk dan rasanya mirip es campur. Dengan adanya es serut, sirup merah, susu, dan segala isinya yang memang persis, es oyen nyatanya dirasa lebih segar karena terdapat sagu mutiara, kelapa, dan lebih kaya buah-buahan. Banyak ditemukan di gerobak yang berlalu lalang di area Jawa Barat, kawanjo bisa masukkan es ini dalam list jajanan saat puasa nanti.

3. Es Goyobod

Es goyobod idola warga Bandung (Foto: Dok. Line Today)

Masih dari Bandung, minuman ini lagi-lagi mirip dengan es campur namun ia menggunakan sari pati kacang hijau yang dibekukan (hunkwe) sebagai tendangannya. Selebihnya, layaknya es lain, es goyobod juga menggunakan es serut sebagai topping utama, guyuran santan, alpukat, kelapa yang diparut, dan gula cair. Slrrrppp! Sudah terbayang belum dingin dan segarnya?

4. Es dawet Ireng

Cendol tapi hitam? Seperti apa rasanya, yaaa? (Foto: Dok. Kompas)

Beralih ke Jawa Tengah, ada es dawet ireng yang berasal dari daerah Butuh, Purworejo. Sesuai dengan namanya, es dawet ini tak lain dan tak bukan memanglah es cendol pada umumnya. Bedanya, bulir cendol yang biasanya berwarna hijau dibuat jadi hitam di minuman ini.

Kok hitam? Jadi bukan rasa pandan, dong? Ya jelas bukan. Karena bulir ini memang dibuat dari abu bakar jerami (merang) yang dicampur dengan air sehingga menghasilkan warna hitam. Air inilah kemudian yang dijadikan pewarna dawet sehingga tercipta dawet ireng (hitam) khas Purworejo.

Satu hal yang menarik lagi, es dawet ireng ini disajikan dengan komposisi dawet yang jauh lebih banyak dibanding kuahnya santannya. Tak seperti es cendol biasa yang lebih banyak airnya ketimbang dawetnya, kawanjo pasti bingung saat melihatnya untuk pertama kali. Malah kadang, sebelum disajikan, santannya langsung diperas dari kelapa parutnya ke atas es. Unik bukan!

5. Es Lontrong Slawi

Segera cari es ini kalau kawanjo sedang di Tegal! (Foto: Dok. Tribun Jateng)

Geser sedikit ke kota Tegal, kawanjo akan menemukan es lain lagi yang bernama es lontrong slawi. Berisikan cincau hitam dan kacang hijau yang diaduk menjadi satu, es ini dilengkapi lagi dengan es serut di atasnya yang menjulang hingga gelas penuh. Setelahnya, seperti biasa gunungan es akan disiram dengan santan dan juga sirup merah yang manis nan menggoda. Yummm!

6. Es Matoa

Kalau sedang puasa di Papua jangan lupa coba es ini, ya! (Foto: Dok. Tandaseru)

Sesuai namanya, es matoa adalah es yang dibuat dari campuran buah matoa khas Papua. Ya, minuman ini memang berasal dari tanah Cendrawasih yang kaya akan buah-buahan unik. Isinya pun menyegarkan. Ada kolang-kaling merah, agar-agar hijau, cincau hitam, biji selasih, biji pala, dan tentunya buah matoa yang kemudian diatasnya dihias dengan daun pandan serta jeruk limau.

Rasanya? Asam tapi manis dan segar! Pas sekali untuk diminum untuk melepas dahaga sewaktu berbuka puasa. Tapi mungkin kawanjo akan sulit menemukannya jika berdomisili di Jakarta. Cara paling mudah untuk menikmatinya adalah membuatnya sendiri. Gampang sekali, lho! Jika tak menemukan buah matoa, kawanjo bahkan bisa menggantinya dengan mangga.

7. Es Laksamana Mengamuk

Mangga dicampur santan? Kawanjo pasti doyan! (Foto: Dok. KSM Tour)

Jauh berpindah ke Kepulauan Riau, ada es legendaris bernama laksamana mengamuk yang punya rasa seunik namanya. Jika kawanjo pernah makan es mangga khas Thailand yang hanya terdiri dari buah mangga, es, dan santan, maka es laksamana mengamuk ini tidaklah jauh berbeda.

Minuman khas Riau yang berbahan dasar buah mangga kweni berikut hanya disajikan dengan santan dan gula serta dilengkapi dengan es batu untuk mendinginkan dan menyegarkannya. Namun, kini orang banyak yang menambahkan selasih agar makin enak untuk disantap. Biasanya, es ini memang banyak muncul di bulan Ramadan atau pada saat upacara pernikahan.

Baca juga: 5 Tempat Rekomendasi Liburan Seru ke Banten, Kuy Cobain!

8. Es Tambring

Tak hanya melepas dahaga tapi juga menyehatkan badan (Foto: Dok. Visitbali)

Jarang terdengar bahwa Bali punya minuman khas yang begitu segar, nyatanya es tambring ini adalah salah satu minuman favorit masyarakat Pulau Dewata. Terbuat dari putih telur dan gula jawa yang dilarutkan dalam air kelapa, minuman ini pun tak hanya segar tapi juga berkhasiat. Mulai dari meredakan panas dalam, menguatkan sistem imun, hingga sumber protein tinggi.

9. Es Serbat Kweni

Dari lihat gambarnya saja sudah ingin, kan pasti? Hayo ngaku! (Foto: Dok. Kumparan)

Tak hanya terkenal dengan keripik pisangnya yang renyah, manis, dan gurih, ternyata kota Lampung juga punya minuman segar nan enak bernama es serbat kweni. Terbuat dari potongan daging buah mangga kweni yang dipadu dengan gula merah, es batu, dan juga selasih, es ini cocok untuk menemani kawanjo buka puasa terutama setelah mengudap makanan pedas.

Kenapa? Karena es serbat kweni dipercaya dapat menetralisir hawa panas dalam tubuh yang diakibatkan oleh rasa pedas. Jadi bagi kawanjo yang hobi makan makanan pedas untuk berbuka puasa, boleh dicoba es khas Lampung ini untuk mendinginkan tenggorokan dan perut ya!

10. Es Sekemu

Siapa sangka kombinasi kelapa muda dan sawo bisa begitu menggoda (Foto: Dok.klik dokter)

Beralih lagi ke pulau Jawa, ada es sekemu khas Banten yang dibuat dari kelapa muda dan buah sawo. Kombinasi unik yang nyatanya menciptakan cita rasa yang menarik, membuat siapa saja yang mencobanya lekas ketagihan.

Awalnya, es ini dibuat dari kelapa karena sepanjang pesisir Banten memang ditumbuhi oleh ribuan pohon kelapa mulai dari ujung timur hingga ujung barat. Sedangkan sawo, merupakan buah hasil budidaya yang banyak ditanam di daerah Lebak dan Pandeglang. Oleh sebab itu, masyarakat setempat coba mengawinkan dua hasil bumi ini jadi satu sajian yang menyenangkan.

Jadilah es sekemu yang dengar-dengar paling enak dinikmati bersama sate bandeng atau rabeg daging! Oh iya, isi es sekemu tentu tidak hanya sawo dan kelapa melainkan juga ada biji selasih, sirup gula yang telah diinfusi dengan daun pandan, dan tak ketinggalan es batu. Jadi, bagaimana jika es yang segar dan wangi ini kawanjo coba untuk buka puasa nanti? Sepertinya ide yang bagus.

11. Es Air Mata Pengantin

Representasi air mata bahagia, es ini pun tampil warna-warni (Foto: Dok. Kemdikbud)

Kembali ke Riau, ada es air mata pengantin yang meriah karena warnanya yang beraneka rupa. Berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu, minuman yang dibuat berlapis dari agar-agar ini biasanya dibuat untuk acara pernikahan dan acara-acara bahagia lainnya. Oleh sebab itu, tampilan dari minuman ini merupakan simbol dari air mata bahagia sang pemilik hajatan.

Sering dicampur dengan biji selasih, sirup, dan es batu, es ini kadang juga dilengkapi dengan blewah serut agar cita rasanya makin segar khususnya saat diminum pada siang hari yang terik. Untuk buka puasa? Tentu pas juga! Bahkan saking populernya, minuman ini sempat masuk nominasi dalam Anugerah Pesona Indonesia sebagai minuman tradisional terpopuler tahun 2018. Wow!

12. Es Aia Aka

Meski mirip es cincau pada umumnya, tapi ini lebih gurih (Foto: Dok. Saribundo)

Berasal dari Sumatera Barat, minuman berbahan dasar air cincau ini mirip dengan cendol namun agak lebih asam karena dicampur dengan perasan air jeruk nipis. Dipercaya bisa meredam panas dalam, menjaga kesehatan jantung dan juga melancarkan pencernaan, es ini juga layak kawanjo coba karena kesegarannya mungkin belum pernah kawanjo temukan dimanapun.

Di tempat asalnya sendiri, es aia aka banyak muncul saat bulan Ramadan karena kerap dijadikan menu buka puasa oleh masyarakat. JIka mendekati waktu Maghrib, es ini pun mulai banyak dijajakan di sekitar kota dan pasar tradisional.

13. Es Gempol Pleret

Sukses bikin kepikiran dari siang pas masih puasa (Foto: Dok. 5news)

Bisa ditemukan di Jawa Tengah mulai dari Semarang, Solo, hingga Magelang, es gempol pleret berisikan gempol warna-warni yang terbuat dari tepung beras dan tepung tapioka, santan, serta gula merah. Rasanya seperti es kuah santan pada umumnya. Namun es ini nampaknya lebih mirip candil karena tekstur gempol yang kenyal.

Meski berasal dari Jawa Tengah, namun es ini sekarang makin sulit dijumpai karena tergilas jaman. Padahal tampilannya yang unik dan rasanya yang menyegarkan amat sayang jika dilewatkan. Lebih lagi, es ini dulu sangat populer untuk buka puasa. Oleh sebab itu jika kawanjo penasaran, kawanjo bisa coba membuatnya sendiri di rumah. Mudah, kok!

14. Es Dawet Gempol Jabung

Seperti cendol tapi warnanya cokelat? Penasaran, gak? (Foto: Dok. Instagram @ponorogo_info)

Tak cuma punya sate Ponorogo yang lezat, kota Reog ini juga punya es yang bakal menggoyang lidah kawanjo. Yup, es dawet gempol jabung namanya. Berbahan dasar tepung aren dan larutan gula jawa (juruh), es ini disajikan dengan gempol bulat dan tapai ketan hitam beserta es batu di dalamnya. Dijamin, sekali coba kawanjo pasti ingin tambah lagi, lagi, dan lagi. Cocok betul untuk iftar!

15. Es Cemot

Es tradisional dicampur es krim. Pantas anak-anak doyan. (Foto: Dok. Instagram @yuliya_kartika)

Muncul pertama kali di kota Malang, es cemot merupakan salah satu jajanan favorit khusunya bagi anak-anak. Berisikan alpukat, kelapa muda, santan, mutiara, dan topping es krim, es cemot memang jelas membuat para penikmatnya cemong-cemong setelah makan. Itulah alasan engapa jajanan ini dinamakan es cemot (bahasa Jawa artinya sisa belepotan di sekitar mulut)

Untuk buka puasa, tentu es ini luar biasa enaknya. Karena dari sekian banyak es yang ada dalam daftar ini, hanya es cemot satu-satunya yang menggunakan es krim! Oleh sebab itu, tak hanya segar, dingin, dan manis, tapi ada tekstur creamy nya yang pasti akan membuat kawanjo merem-melek saat mengudap. Duh! Jadi terbayang-bayang.

16. Le Boh Timon

Selalu enak diinum setelah makan yang pedas dan bersantan (Foto: Dok. CPCDN)

Jika kawanjo sering datang ke kedai Mie Aceh atau restoran Aceh pada umumnya, tentu kawanjo cukup familiar dengan menu es timun di mana di dalamnya terdapat serutan timun yang dipadu dengan air, jeruk nipis, sirup, dan gula. Itulah Le Boh Timon yang dimaksud.

Kini di Aceh sendiri, eksistensinya hampir punah karena minuman ini sekarang hanya muncul saat Bulan Ramadan. Dari sini, nampaknya cukup jelas ya kalau Le Boh Timon amat cocok untuk buka puasa. Mau coba?

Baca juga: Berani Cobain Wisata di 4 Tempat Angker Ini ?

17. Es Poteng Isi

Meski bahan dan isinya sederhana, tapi kesegarannya luar biasa (Foto: Dok. Cookpad)

Berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, es poteng isi merupakan es berbahan dasar tape yang dikombinasi dengan santan dan susu kental manis. Tak hanya itu, untuk makin menyempurnakan rasanya, tentu es batu akan ditambahkan agar sajian ini makin segar dan cocok dinikmati saat siang hari atau sebagai takjil untuk berbuka puasa. Sungguh sangat enak!

18. Es Martebe

Kombo terung belanda dan markisa yang langsung ngebom di mulut! (Foto: Dok. Primarasa)

Lagi-lagi dari kota Medan, es martebe merupakan es yang dibuat dengan menggunakan terung Belanda dan buah markisa sebagai bahan utamanya. Itulah yang menyebabkan namanya ‘martebe’, yaitu singkatan dari ‘markisa terung belanda’. Rasanya pun unik. Segar tapi asam, tapi manis, tapi berkarakter. Pas untuk dinikmati saat sedang lelah atau iftar bersama teman dan keluarga.

19. Es Tebak

Kalau es yang satu ini, di restoran Padang besar ibukota juga sudah ada! Cusss, cobain. (Foto: Dok. Instagram @cheche_kitchen)

Layaknya es campur, es tebak juga disajikan di dalam mangkuk dan berwarna merah muda karena diberi sirup. Namun, ia terbuat dari olahan tepung beras ketan yang dicampur dengan tepung sagu dan dimasak dengan air garam dan kapur sirih. Segar sekali terutama jika disantap setelah makan masakan padang yang mayoritas pedas dan berminyak.

Disajikan dengan susu kental manis dan es serut, es tebak di Jakarta bisa kawanjo temukan di berbagai restoran Minang besar.

20. Es Jaipong

Murah, enak, dan super melegakan! (Foto: Dok. Youtube @WJ Kuliner)

Kali ini, nama sajian ini tak sesuai dengan namanya. Kalau tari Jaipong merupakan tarian yang berasal dari Jawa Barat, maka es jaipong bukan berasal dari sana melainkan dari Yogyakarta. Mengapa namanya jaipong, katanya sih biar mudah saja orang mengingatnya. Jadi memang tak ada sangkut pautnya dengan fakta tertentu.

Nah, yang menarik dari es jaipong ini adalah, isinya yang padat namun harganya yang super murah. Satu mangkuk hanya 5000 rupiah saja! Padahal isinya ada tapai, cincau, bubur mutiara, hunkwe, santan, gula aren, dan gula jawa. Es nya tidak banyak namun tetap segar karena isinya yang melimpah. Gimana? Sudah terbayang buka puasa pakai es lezat namun murah meriah ini?

21. Es Teler Pacar Keling

Buah-buahan yang dipotong pas dipesan bak menjamin kesegarannya (Foto: Dok. Phinemo)

Sangat melegenda di Surabaya, Es Teler Pacar Keling ini masih ramai diburu pelanggan sejak sekian tahun lamanya. Isinya mayoritas adalah buah-buahan yang langsung dikupas dan dipotong saat dipesan. Jadi semuanya benar-benar asli dan segar. Mulai dari nangka, alpukat, apel, semangka, melon, hingga mangga, semua bisa kawanjo nikmati hanya dalam satu mangkuk.

Tak hanya itu, pelengkap lainnya pun tak kalah menggiurkan. Sebut saja kacang merah, kolang-kaling, mutiara, bahkan sirup durian! Wah, bagaimana tak berhenti dipadati pengunjung kalau begini ceritanya. Tapi tak usah kuatir. Jika kawanjo tak suka duren, tentu kawanjo bisa memesan tanpa sirup itu. Untuk harga, tenang saja karena semangkuk besar cuma 18.000 rupiah saja. Glek!

22. Es Jagung

Manis dan dingin di mulut. Cocok untuk iftar (Foto: Dok. Tastemade Indonesia)

Terbilang jarang digunakan untuk membuat es, nyatanya Pontianak berhasil membuat sajian pelepas dahaga yang enak dan juga segar berbahan dasar jagung manis. Setelah jagung direbus sampai lunak namun masih garing saat digigit, jagung pun ditaruh di dalam gelas yang telah diberi es serut, sedikit air, lalu dituang susu kental manis. Sederhana namun bikin ketagihan!

23. Es Bongko

Hunkwe dicampur es dan gila merah akan selalu meberikan cita rasa yang mantap! (Foto: Dok. INews)

Masih dari Pontianak, ada lagi jenis es yang wajib kawanjo coba terutama untuk buka puasa. Es Bongko namanya! Terbuat dari tepung hunkwe yang dicampur dengan perasan air daun pandan, daun suji, santan, dan juga gula merah, es ini begitu nikmat saat dinikmati saat sedang haus-hausnya. Rasanya memang agak mirip cendol, tapi jelas teksturnya teramat lain. Harus coba!

24. Es Kelacin

Es kelapa cincau untuk menemani buka puasa (Foto: Dok. Budaya Indonesia.Org)

Beralih ke Sulawesi Barat, ada es kelacin yang merupakan singkatan dari kelapa cincau. Sesuai dengan namanya, es ini memang dibuat dari dua bahan dasar yaitu kelapa muda dan cincau hitam. Alih-alih hanya menggunakan santan, es ini juga menambahkan susu yang sudah diolah dengan gula merah, daun pandan, dan sedikit garam.

Jadi perpaduan santan susu inilah yang membuat es kelacin amat gurih saat diteguk.

Baca juga: Catat! Ini 3 Fakta Penting terkait Syarat Mudik Lebaran 2021

25. Es Cuing

Terbuat dari daun cuing bercita rasa khas (Foto: Dok. tuk

Es asal Cirebon dan Indramayu ini boleh dibilang sulit ditemukan di tempat lain karena bahan dasarnya yaitu daun cuing (cuwing) hanya tumbuh di daerah tersebut. Dibuat dalam bentuk gel yang menyerupai agar-agar, es ini sebenarnya mirip dengan es cincau pada umumnya. Namun yang membedakan adalah, santan es cuing lebih kental dibandingkan dengan santan es cincau.

Disajikan bersama es serut, gula merah, sirup, dan susu kental manis, es ini wajib masuk dalam daftar kuliner lokal layak coba jika sedang main-main ke daerah Cirebon atau Indramayu. Namun jika kawanjo memang berada di daerah situ, memilih es ini untuk buka puasanya nampaknya sangat tepat karena kesegarannya yang begitu maknyusss!

26. Es Kuwut

Pelepas haus yang cocok untuk Bulan Ramadan. Foto: Dok. Okemom)

Terakhir, ada es kuwut dari Bali yang dibuat dengan amat sederhana namun menarik perhatian. Mengombinasikan dua kesegaran sekaligus yaitu serutan kelapa muda dan juga potongan buah melon, minuman ini semakin lengkap rasanya saat ditambah dengan biji selasih, perasan jeruk nipis, air kelapa, dan juga gula cair yang semakin menambah manis dan segarnya es ini.

Nah, kalau kawanjo ingin coba ragam es di atas sambil nge-trip dan seru-seruan bareng, coba langsung cek di sini, ya!

2 comments on “26 Macam Es khas Nusantara yang Enak Untuk Buka Puasa

  1. Duh, sebagai orang cituriang, kudu coba es sekemu nih, bahkan baru tauuu. 😅😅😅 Makasih infonyaaa.

Leave a Reply

%d bloggers like this: