Health Kesehatan

13 Tip Atasi Pegal dan Nyeri Otot Sehabis Bepergian

Sering nyeri otot dan pegal sehabis liburan? Intip 13 tip berikut untuk mengatasinya!

Myalgia atau yang biasa kita kenal dengan sebutan nyeri otot, adalah kondisi di mana bagian-bagian tubuh tertentu terasa sakit, ngilu, atau nyeri yang tak tertahankan. Rasa pegal di mana-mana dan badan tak nyaman adalah kondisi paling sering yang dialami oleh mereka yang aktif bergerak. Nah, setelah kawanjo bepergian, biasanya sering nih langsung merasa nyeri & pegal-pegal terutama habis road trip, naik gunung, atau trekking jarak jauh.

Kenapa hal ini sering terjadi? Karena tetiba otot-otot tubuh ‘dipaksa’ untuk melakukan kegiatan di luar kebiasaan. Otot dan persendian pun ‘kaget’ sehingga menegang dengan sendirinya yang kemudian menimbulkan rasa nyeri dan pegal yang teramat sangat. Tak hanya itu, duduk lama di mobil pun juga dapat menimbulkan rasa pegal. Kenapa? Karena otot cenderung diam dan tak digerakkan dalam waktu lama. Bagaimana mengatasinya?

Berikut Pigijo beri tip manjur mengenai cara menghilangkan nyeri otot yang disertai pegal setelah bepergian. Mulai dari cara tradisional sampai cara paling modern akan Pigijo beberkan khusus untuk kawanjo yang baru pulang jalan-jalan lalu merasa tak enak badan atau sebaliknya, baru akan bepergian tapi mulai siap-siap kalau pegal di jalan. So, check this out!

1. Kompres Air Hangat

Cara lama yang masih ampuh sampai sekarang

Nyeri otot! Tentu hanya kawanjo lah yang paling tahu letak titik pegal- pegal yang dirasakan. Oleh sebab itu, sesaat setelah pulang bepergian, ambillah handuk kecil yang lembut, rendam dengan air hangat beberapa saat, lalu kompres bagian yang nyeri sampai merasa jauh lebih baik. Air hangat punya sifat relaksatif yang akan membantu mengendurkan otot tubuh yang sedang tegang. Jadi, cara ini adalah salah satu cara terbaik untuk merilekskan nyeri otot yang pegal kawanjo.

2. Membalur

Membalur minyak panas atau minyak pijat itu Indonesia banget!

Ini adalah cara yang paling sering dilakukan oleh orang Indonesia. Ya, membalurkan balsem atau minyak panas pada bagian yang terasa nyeri dan pegal. Pilih minyak kesukaan Kawanjo yang memang biasa digunakan untuk otot yang pegal. Jika tak suka minyak, bisa pakai balsem atau krim pereda nyeri otot yang banyak dijual di toko obat. Meski kadang baunya seperti ‘nenek-nenek’, tapi cara ini terbukti manjur pada sebagian besar orang.

Apakah cara ini adalah sebuah sugesti? Rasanya tidak. Karena balsem, minyak, atau krim gosok (baluran) memang sengaja dibuat dari bahan-bahan alami yang punya sifat panas dan medikasi. Jadi tak heran jika dengan membalurkannya di pusat-pusat nyeri otot dan nyeri sendi, maka lama kelamaan bagian yang terasa sakit atau pegal pun akan berangsur pulih.

3. Pijat Refleksi

Nyeri otot
Segera cari pijat refleksi supaya tubuh terasa nyaman kembali!

Kebanyakan orang Indonesia pasti langsung cari tukang pijat saat merasa pegal-pegal. Kabar baiknya adalah, melakukan pijat refleksi saat sedang merasa pegal ternyata cukup baik dilakukan untuk mengembalikan kelenturan otot-otot yang terlanjur kaku dan tegang selama di perjalanan. Apalagi saat pijat refleksi biasanya kawanjo dibalur dengan minyak beraroma dan dilingkupi dengan pengharum ruangan yang menenangkan.

Pasalnya, tak hanya bisa melepas penat dan meredakan nyeri otot setelah jalan-jalan, pijat refleksi pun bisa menenangkan hati dan pikiran kawanjo. Tubuh terasa segar dan ringan, hati dan pikiran pun jadi jauh lebih tenang. Meski pegal-pegal tak langsung hilang, namun rasanya tentu akan jauh lebih baik ketimbang sebelumnya.

Bahkan jika kawanjo punya cukup tabungan, investasikanlah dengan beli alat pijat yang kini banyak tersedia di toko elektronik. Tak usah yang terlalu besar, yang bisa dilipat saja sudah cukup mampu meringankan sakit. Mulai dari kursi pijat, kursi pijat lipat, alat pihat leher, alat pijat kaki, bahkan alat pijat lengan semua ada dan tersedia di berbagai toko baik offline maupun online. Beli dan gunakanlah saat diperlukan. Ini sangat menyenangkan sekali!

Baca juga: 6 Rekomendasi Desa Wisata Paling Cantik di Indonesia Timur

4. Banyak Minum Air Putih

Nyeri Otot
Air putih sebagai pemulih nyeri otot alami

Tak hanya berfungsi sebagai pelepas dahaga, air putih nyatanya juga punya fungsi lain yaitu sebagai pemasok cairan pelumas sendi yang dibutuhkan oleh tubuh. Tak heran jika kurang air putih, kawanjo lama kelamaan bisa mengalami sakit pinggang berkepanjangan dan nyeri sendi yang tak kunjung hilang. Dilansir dari situs Halodoc, disebutkan bahwa

“Tulang punggung manusia terdiri dari ruas-ruas tulang yang di antara tiap dua ruas tulang, terdapat bantalan sendi yang berfungsi menjaga posisi tulang belakang. Bagian ini akan mencegah benturan antar tulang, serta meredam guncangan yang bisa membahayakan tulang belakang. Jika kamu kurang minum, maka sakit pinggang akan terjadi karena tubuh tidak memiliki cukup air untuk memulihkan kelenturan bantalan tulang belakang.”

Jadi, dari sini dapat kawanjo pahami bahwa kurang minum air putih bisa berdampak serius pada bandtalan sendi. Oleh sebab itu jika kawanjo merasa nyeri otot atau pegal-pegal setelah melakukan perjalanan yang cukup panjang, bisa jadi penyebabnya adalah kurang minum air putih. Mulailah mengonsumsinya minimal 2.7 liter/hari untuk perempuan dan 3.7 liter/hari untuk laki-laki agar pegal-pegalmu membaik dan sistem kerja organ ikut terjaga.

5. Istirahat yang Cukup

Tidur untuk menghilangkan nyeri otot
Istirahat membuat rileks otot

Jika pegal-pegal atau nyeri otot kawanjo tak kunjung hilang, cobalah untuk istirahat yang cukup atau jangan banyak beraktivitas dulu. Mungkin terjadi sesuatu pada otot kawanjo yang menjadikannya lama pulih. Hindarilah aktivitas berlebihan agar otot tidak cedera. Jika tak kunjung mereda, tambah parah, atau malah terjadi pembengkakan, periksakan segera ke dokter untuk menghindari terjadinya masalah serius pada persendian yang tak diketahui.

6. Minum Ramuan Rempah

Minum rempah untuk obat nyeri otot

Sebagai negara dengan tanaman rempah yang begitu kaya, masyarakat Indonesia telah percaya pada ramuan herbal untuk mengobati berbagai macam penyakit sejak jaman dahulu kala. Apalagi untuk mengatasi nyeri otot, pegal linu, dan juga pegal-pegal. Rempah seperti jahe, cabai, kunyit, nanas, teh hijau, dan lidah buaya adalah beberapa diantaranya.

Bagaimana dengan cabai? Nah, kawanjo ingat Koyo Cabe? Jadi ternyata di dalam cabai itu ada kandungan penting bernama capsaicin yang bagus untuk obat nyeri sendi bahkan artritis sekalipun. Cara menggunakannya ya tinggal haluskan saja cabai sampai betul-betul smooth, lalu oleskan pada otot yang terasa nyeri. Namun jika tak mau repot, beli koyo tempel yang sudah tersedia saja, ya. Mudah, manjur, dan jelas panasnya!

Lalu bagaimana dengan jahe, teh hijau, dan juga kunyit? Well, ketiga rempah ini sebaiknya diminum sarinya dengan cara direbus. Disinyalir sistem pengobatan tradisional ini akan membuat kawanjo terbebas dari nyeri otot dan pegal-pegal setelah bepergian. Memang proses penyembuhannya terbilang lebih lambat. Namun jangan kuatir, rempah-rempah ini semuanya aman, alami, dan bebas dari zat kimia, kok. Jd bisa diminum kapan saja.

Sedangkan nanas dan lidah buaya terbukti dapat meringankan pegal dan nyeri otot karena kedua makanan ini punya sifat anti-radang yang dapat ‘mendinginkan’ peradangan dari dalam tubuh sehingga otot-otot dan persendian bisa ‘terdinginkan’ dengan sendirinya. Nanas sendiri bahkan bisa mengikis penumpukan cairan dalam sendi. Jadi ketika misalnya kawanjo terkilir atau mengalami otot bengkak, makan nanas bisa membuatnya reda, lho.

7. Minum vitamin Biar Nyeri Otot Hilang

Vitamin
Nyeri Otot Minum Vitamin

Kini sudah banyak vitamin yang disediakan khusus untuk meringankan atau menghambat nyeri otot serta pegal-pegal. Kawanjo bisa meminumnya pada saat akan melakukan perjalanan dan setelah selesai bepergian. Minum secara rutin untuk merelaksasi otot-otot yang kaku dan sebagai suplemen harian yang aman untuk dikonsumsi. Dengan begitu kondisi pegal-pegal kemungkinan besar bisa dihindari.

8. Senam atau Olahraga Ringan

Lenturkan kembali otot dengan senam ringan atau yoga

Saat sedang pegal-pegal atau nyeri otot, JANGAN lakukan olahraga yang terlalu berat atau nanti pegal-pegal atau nyeri otot kawanjo malah akan berubah jadi cedera otot yang lebih parah. Lakukan saja senam yang lebih ringan seperti misalnya yoga untuk melenturkan otot-otot yang kaku, atau senam lantai biasa yang lebih low impact tapi bermanfaat baik juga bagi tubuh.

Tak usah ngotot ingin workout yang berlebihan jika kondisi badan sedang tidak fit. Karena nanti yang ada bukannya jadi sehat malah seperti cari penyakit! Tentu tidak ingin, kan? Oleh sebab itu, tahan dulu keinginan untuk lakukan high impact workout atau bahkan sekedar lari keliling komplek. Jalan kaki saja pelan-pelan jika memang terbiasa lari. Ganti dulu semua olahraga dengan yang lebih tone down sampai kondisi kawanjo kembali seperti semula.

9. Hindari Angkat Beban yang Terlalu Berat

Minta tolong angkatkan. Jangan angkat sendiri nanti cedera otot!

Sama hal nya dengan olahraga berat, hindari juga mengangkat beban yang terlalu berat saat sedang nyeri otot atau pegal-pegal. Jika memang memungkinkan, mintalah pertolongan pada orang yang sedang berada dekat dengan kawanjo. Misalnya mengangkat galon, belanjaan yang sangat berat, koper yang tak ringan, dan lain sebagainya. Kenapa? Karena nanti kerja otot dan persendianmu akan semakin dipaksa padahal kondisinya belum pulih.

Kalau kawanjo memang habis melakukan hal ekstrem saat liburan atau memang tak terbiasa jalan jauh, tentu rasa badan jadi tak nyaman. Oleh karena itu, nyamankan dulu badanmu. Layaknya kawanjo saja, jika kelelahan tentu ingginya rebahan, kan? Nah sama hal nya dengan otot dan persendian. Saat mereka menegang, maka mereka juga ingin diistirahatkan. Kalau tidak nanti malah merugikan kawanjo di kemudian hari.

10. Berendam air garam dan minyak atsiri

Berendam akan membuat seluruh otot jadi lebih rileks

Meski kekinian, namun manfaat minyak atisiri (essential oil) memang sangat bagus bagi tubuh. Terbuat dari 100% bahan alami yang diekstraksi dari alam, minyak atsiri punya fungsi mirip dengan balsem atau minyak gosok. Bedanya, minyak atsiri merupakan minyak biang hasil ekstraksi tanpa campuran apa pun. Tapi pilih yang memang 100% asli, ya. Karena banyak juga soalnya yang dikemas sudah dengan campuran air atau minyak jenis lain.

Nah, untuk meringankan nyeri otot dan pegal-pegal, kawanjo bisa berendam air hangat yang telah diberi garam mandi dan juga minyak atsiri. Gunanya tentu untuk merelaksasi otot dan juga pikiran. Pilihlah minyak seperti Lavender, Eucalyptus, German Chamomile, Rosemary, bahkan Ginger yang kesemuanya punya efek anti-inflamasi sekaligus relaksasi. Jadi tak hanya menyembuhkan nyeri otot dan pegal-pegal tapi juga mendamaikan pikiran.

Jika digunakan dengan benar, minyak atsiri memang betul-betul bisa membuat kawanjo merasa lebih baik. Karena bahannya diambil langsung dari alam, maka sesungguhnya ia lebih aman digunakan dibanding obat-obatan yang telah dicampur bahan kimia. Sebuah alternatif pengobatan yang layak untuk dicoba apalagi untuk nyeri sehari-hari yang kerap dirasakan. Minyak ini akan sangat membantu meringankan keluhan-keluhanmu!

11. Akupuntur

Titik-titik pegal akan ditusuk dan dikembalikan kinerjanya

Kalau kawanjo terbiasa dengan pengobatan alternatif jenis ini, lakukanlah lagi saat nyeri otot atau pegal-pegal. Dengan berbekal pengetahuan tentang titik-titik sistem organ manusia, maka sang ahli akupuntur akan lekas mengetahui bagian mana yang harus mereka tuju untuk meredakan sakitmu. Memang tak sekali datang langsung sembuh, namun beberapa kali visit biasanya kawanjo akan merasa lekas enakan. Ide yang bagus, bukan?

12. Jangan Langsung Dipakai Jalan Lagi

Naik gunung atau trekking nya libur dulu, ya!

Jika memang masih sakit, tunda dulu untuk bepergian jauh atau jalan-jalan yang esktrem lagi. Tunggu sekitar satu sampai dua minggu hingga otot-otot kawanjo kembali normal dan rasa pegal-pegal tersebut sudah benar-benar hilang. Sebab jika tidak, nanti yang ada malah sakitnya jadi ganda. Belum sembuh betul eh sudah dipaksa berkegiatan lagi. Double trouble! Kalau sudah sakit jangan cari penyakit. Kalem! Nanti akan ada waktu untuk pergi kembali.

Seperti yang telah dikatakan di atas, otot memang bisa cedera bila terus-terusan dihajar tanpa istirahat. Nyeri atau pegal sendiri sebenarnya merupakan sinyal bahwa tubuh kawanjo sedang perlu istirahat. Jadi jangan abaikan sinyal-sinyal penting itu, ya. Dengarkan tubuhmu lebih sering agar kawanjo juga bisa menggunakannya dengan nyaman.

13. Biasakan Pemanasan dan Merenggangkan Otot

Berhenti sebentar di rest area untuk merenggangkan otot dan meluruskan kaki

Last but not least, biasakan untuk lakukan pemanasan dulu sebelum olahraga ekstrem, trekking jauh, atau sebelum melakukan road trip yang panjang. Dengan begitu, nyeri otot atau pegal-pegal bisa agak dihindari atau kemungkinannya agak lebih minim. Saat road trip misalnya, beberapa jam sekali berhentilah di tempat peristirahatan khusus untuk merenggangkan otot. Setengah jam cukup baru habis itu jalan kembali.

Hal ini penting untuk diketahui agar kawanjo terhindar dari nyeri otot dan pegal-pegal yang sering terjadi sepulang liburan. Kawanjo lupa bahwa hati kawanjo senang tapi tubuh kawanjo sebenarnya belum terbiasa. Oleh sebab itu, ambil sedikit waktu untuk memerhatikan kebutuhan mereka. Tarik otot-otot kaku, minum suplemen, bawa minyak gosok atau balsem yang aromanya dirasa cocok, baru deh tancap gas!

Jika sudah sembuh dan pengen nge-trip lagi, kawanjo bisa cek berbagai paket wisata seru di sini! Dari mulai trekking, naik gunung, hingga pelesiran cantik ke Labuan Bajo, semua ada! Namun jangan lupa tetap jaga kesehatan otot, ya. Sebab kalau jalan-jalan sambil pegal-pegal, kan bakalan gak seru nanti jadinya! Hehehe.. So, selamat senang-senang dan sehat selalu!

Baca juga: Tes Adrenalin Di Curug Ekstrem Ini, Dijamin Seru dan Menantang

0 comments on “13 Tip Atasi Pegal dan Nyeri Otot Sehabis Bepergian

Leave a Reply

%d bloggers like this: