Mudik dilarang, orang tetap ngotot
PigiNews

Lebaran Ini, 7 Juta Orang Masih Ngotot Mudik Meski Dilarang

Meski resmi sudah larangan mudik, namun faktanya masih banyak orang yang nekat mudik di lebaran 2021 ini.

Mudik ah rasanya itu adalah sebuah kalimat pengobat rindu setelah merantau mencari rezeki di Ibukota Jakarta. Tapi, sejak masuknya virus corona ke Indonesia dan status kita berubah menjadi pandemi COVID-19, rasanya semuanya berubah. Tatanan kehidupan orang banyak di Indonesia pun berubah.

Begitu juga dampaknya ke ekonomi dan kesehatan mental. COVID-19 seakan enggan pergi dari Indonesia, faktanya umat muslim dua kali Ramadan menjalankan ibadah puasa di masa pandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 juga menimbulkan beberapa kebijakan yang terkadang dianggap merugikan sepihak. Ada yang berpendapat jika terkadang keputusan yang dibuat seperti hanya untuk segelintir orang saja.

Baca Juga : Catat! Ini 3 Fakta Penting terkait Syarat Mudik Lebaran 2021

Bicara soal kebijakan, pasti kamu semua masih ingat dong diawal jika Kementerian Perhubungan memberikan izin mudik lebaran tahun ini. Tentunya dengan beberapa syarat yang ada. Tapi faktanya? Bagaikan petir di siang bolong, kebijakan ini langsung berubah seketika dari izin menjadi sebuah larangan yang disertai denda dengan angka fantastis yang hanya mungkin bisa dibayar oleh selebram, artis, ataupun youtubers.

Meskipun mudik dilarang, bahkan di Sleman juga membuat aturan karantina di kampung 5X24 jam, tetap saja peminat mudik masih banyak. Seperti di beberapa media televisi, banyak perantau yang rindu kampung halaman. Menurut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), ada setidaknya tujuh jutaan orang yang tetap ingin mudik pada libur lebaran tahun ini.

Baca Juga : April Ini Mau Ngetrip Kemana? Cek Paket Wisata Menarik di Pigijo

Mereka tetap bersikeras ingin pulang kampung walaupun larangan mudik sudah diumumkan dan tidak bisa diganggugugat. Lewat diskusi virtual di Youtube BNPB, Juru bicara Menhub Adita Irawati juga menyebut, jika adanya temuan itu justru membuat potensi mobilisasi warga pada libur lebaran masih sangat tinggi.

Pihaknya juga sudah siap mengantisipasi agar momentum situasi pengendalian COVID-19 bisa tetap terjaga. Adita juga menyebut jika antisipasi lonjakan kasus COVID-19 juga belajar dari pengalaman libur-libur panjang sebelumnya. Menurutnya, libur lebaran tahun 2020 saja angka positif COVID-19 naik hingga 100 persen meskipun saat itu mudik juga dilarang. Kawanjo sendiri mau tetap mudik atau pilih tetap di Jakarta dan ngetrip yang deket aja dulu nih?

Baca Juga : Mudik Lebaran 2021 Akhirnya Dilarang Pemerintah Terkait COVID-19

0 comments on “Lebaran Ini, 7 Juta Orang Masih Ngotot Mudik Meski Dilarang

Leave a Reply

%d bloggers like this: