Rasa takut vs fobia
Health Lifestyle

Fobia vs Rasa Takut, Memangnya Berbeda ya?

Beberapa waktu lalu, Pigijo membahas fobia yang bisa mengganggu hobi traveling, namun sebenarnya selain fobia juga ada rasa takut yang harus diwaspadai.

Hampir semua orang mengira mungkin fobia dan rasa takut itu sama. Padahal dari jenis kalimat saja sudah berbeda, apalagi maknanya kawanjo, sudah juga tidak sama antara fobia dan rasa takut. Lalu apa saja sih perbedaan antara fobia dan rasa takut.

Rasa takut sebenarnya bisa dibilang wajar. Setiap manusia pasti punya rasa takut, karena darisinilah kita belajar untuk survive di kehidupan yang keras ini. Fobia adalah tingkatan yang lebih tinggi dari rasa takut. Bahkan fobia bisa dikategorikan sebagai kecemasan. Perbedaan yang sangat terlihat dari fobia dan rasa takut bisa dilihat dari cara menanggapi dan bagaimana ketakutan serta fobia itu bisa muncul dari diri kawanjo.

Perbedaan rasa takut dan fobia bisa terlihat dari respons yang muncul saat berhadapan dengan objek yang ditakuti. Setiap manusia sudah pasti punya rasa takut. Ketakutan ini biasanya muncul akibat pengalaman negatif. Respon yang muncul saat kawanjo dekat dengan objek yang ditakuti juga akan berbeda dengan fobia. 

Baca juga : Percayalah, 4 Fobia Ini Sangat Mengganggumu yang Punya Hobi Traveling

Saat berhadapan dengan objek yang akan membuat kawanjo takut, bisa dipastikan kondisi psikis juga tidak akan terlalu terpengaruh.Bagi kawanjo yang hanya punya rasa takut, cenderung bisa mengatasi dan melewatinya. Seperti halnya, kawanjo takut akan ketinggian, tetapi dikarenakan diharuskan menggunakan transportasi udara seperti pesawat terbang, tentu kawanjo akan berusaha melewatinya.

Lain hal dengan orang yang memiliki fobia. Orang yang memiliki fobia dengan ketinggian dan pesawat terbang, tentu membutuhkan bantuan lebih. Mengapa? Karena penderita fobia itu punya rasa cemas yang berlebihan, terutama saat berhadapan dengan objek yang menjadi fobia. Tidak hanya psikis, kondisi ini bahkan berpengaruh ke fisiknya. 

Cara mengatasi rasa cemas dan fobia ini juga bisa dilakukan dengan menjalani cognitive behavioral therapy (CT). Terapi in bisa dilakukan untuk mengidentifikasi, memahami, sampai mengubah pola pikir dan perilaku penderita fobia. Terapi ini bisanya menggabungkan metode yang bisa membuat penderita fobia menghadapi ketakutannya tersebut. Tujuannya tidak lain agar si penderita memahami sejauh mana mereka bisa menghadapi ketakutan mereka. 

Semoga kita semua bisa menghadapi fobia dan juga rasa takut yang ada kawanjo. Apalagi jika fobia dan rasa takut itu bisa mempengaruhi hobimu seperti traveling. 

Baca Juga : 5 Wellness Trip Wajib Coba di Bali dan Jawa Untuk Tenangkan Jiwa Raga

0 comments on “Fobia vs Rasa Takut, Memangnya Berbeda ya?

Leave a Reply

%d bloggers like this: