Local Experiences

Liburan ke Banyuwangi dan Bali Sekaligus? Ini Dia 11 Aktivitas Wisata yang Bisa Kamu Coba.

Banyuwangi dengan Bali ternyata bisa ditempuh dalam waktu yang tidak terlalu lama menggunakan jalur darat dan banyak sekali destinasi wisata yang bisa kamu dikunjungi.

Berbicara tentang destinasi dan aktivitas wisata di Indonesia memang gak akan ada habisnya deh. Destinasi wisata yang wajib banget kamu kunjungi ialah Bali dan Banyuwangi yang memiliki keindahan hampir disetiap sudut wilayahnya. Terlebih, kedua destinasi ini jaraknya berdekatan yang bisa kamu tempuh hanya dengan menyebrangi Selat Bali menggunakan Kapal Feri. Kamu bisa jelajahi banyak tempat wisata di kedua wilayah ini.

Baca juga : Tahun Ini Wajib Ngetrip ke Banyuwangi, Dijamin Seru!

Peta Wilayah Banyuwangi dan Bali.

Namun, masih banyak orang yang belum mengetahui jika berwisata ke Banyuwangi juga bisa sekaligus ke Bali tanpa perlu menggunakan pesawat, begitupun sebaliknya. Apalagi kalau kamu hanya mengunjungi destinasi di bagian paling barat Bali, bisa banget langsung nyebrang aja ke Banyuwangi yang waktu tempuhnya cuma sekitar 1 jam aja dari Pelabuhan Gilimanuk untuk sampai ke Pelabuhan Ketapang.

Baca juga : 5 Rekomendasi Wisata Hidden Gems di Lima Wilayah Bali

Penyebrangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Photo by : ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/kye/15.

Ada banyak destinasi dan aktivitas wisata yang bisa kamu lakukan selama di Banyuwangi dan di wilayah-wilayah perbatasan antara Banyuwangi dengan Bali bagian paling barat. Lantas, destinasi mana dan aktivitas apa aja sih yang bisa kamu lakukan di Banyuwangi dan Bali sekaligus? Check this out!

1. Berburu Api Biru di Kawah Ijen

Jika kamu punya rencana ngetrip atau liburan ke Banyuwangi pasti Kawah Ijen menjadi salah satu “wishlist trip” kamu. Jalur perjalanan menuju Kawah Ijen bisa ditempuh melalui jalur darat menggunakan kendaraan roda empat ataupun kereta jika kamu berasal dari wilayah di Pulau Jawa. Fenomena api biru hanya ada dua di dunia, salah satunya di Kawah Ijen yang menjadi destinasi wisata unggulan di Banyuwangi.

Kawah Ijen
Kawah Ijen, Banyuwangi.

Keindahan api biru Kawah Ijen bisa kamu nikmati saat menuju matahari terbit dan tenggelan yaitu di jam 04.00 sampai 05.WIB dan 17.00 sampai 18.00 WIB. Selain api birunya yang eksotis, kamu juga bisa melihat pesona danau ijen yang merupakan danau vulkanik terluas di dunia. Danau Ijen memiliki belerang berwarna hijau toska yang akan membuat kamu terpukau.

Baca juga : 7 Alasan untuk Kembali ke Banyuwangi

2. Merasakan kehidupan masyarakat lokal di Desa Wisata Adat Osing Kemiren

Tidak jauh dari Gunung Ijen, Kamu bisa mengunjungi Desa Wisata Adat Osing Kemiren dan merasakan kehidupan sehari-hari bersama warga di sana yang masih sangat mempertahankan tradisi dan budaya leluhur sampai saat ini. Sesuai dengan namanya suku warga yang mendiami Desa ini ialah Suku Osing yaitu warga terakhir dari keturunan kerajaan Hindu Blambangan yang tersisa di desa ini.

Desa Adat Osing Kemiren
Desa Adat Osing Kemiren, Banyuwangi. sumber foto : kemiren.com

Masyarakat suku Osing ini berbeda dengan warga Jawa lainnya, bahkan bahasa yang digunakan pun berbeda dengan kebanyakan warga di Jawa. Perbedaan lain yang bisa kamu temui di sini, terlihat dari tradisinya seperti Gedhongan, atraksi barong Osing, tari gandrung, dan masih banyak lagi. Kamu bisa melihatnya saat kamu berkunjung ke Desa Wisata Adat Osing Kemiren.

Baca juga : Ayo ke Banyuwangi, Cobain Kulineran Ini Dijamin Bikin Nagih

3. Bersantai Menikmati Suasana Sejuk di Hutan De Djawatan

Di Banyuwangi terdapat sebuah hutan yang tampilan dan suasananya mirip dengan hutan di film Lord of The Rings yaitu Hutan De Djawatan yang berada di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Sensasi yang akan kamu rasakan saat pertama kali memasuki kawasan hutan ini ialah aura magis yang sejuk karena berdiri Pohon-pohon raksasa berusia ratusan tahun, sekilas mirip hutan Fangorn di dalam Film The Lord of The Rings.

Hutan De Djawatan. Photo by : Google Maps / rijaalfa

Kamu bisa berjalan santai atau naik andong untuk mengelilingi area lingkungan hutan. Tersedia juga bangku-bangku kayu yang bisa kamu duduki sambil makan bersama orang terkasih dan menikmati udara sejuk yang dihasilkan oleh angin dari pohon-pohon trambesi dan jati yang kokoh. waktu terbaik untuk kesini adalah saat weekday bisa di pagi atau sore hari.

4. Menikmati Sunset di Pantai Pulau Merah

Setelah dari Hutan De Djawatan kamu bisa melanjutkan liburan ke Pantai Pulau Merah yang membutuhkan waktu tempuh selama 1 jam 11 menit menggunakan mobil. Pantai Pulau Merah terkenal dengan panorama sunsetnya yang begitu menakjubkan. Kamu dapat menikmati momen ini saat sore hari ketika pantai sedang surut.

Pantai Pulau Merah
Pantai Pulau Merah

Disebut Pantai Pulau Merah karena disini terdapat sebuah bukit yang tanahnya berwarna merah apabila terkenan paparan sinar matahari yang menambah ke-eksotisan pemandangan saat sunset. Selain itu kamu juga bisa menemukan berbagai jenis fauna laut di bukit ini mulai dari ikan laut, kepiting, kerang laut, bintang laut dan lain-lain.

Baca juga : 5 Pantai Penuh Misteri Ini Jarang dikunjungi Loh!

5. Mandi dan Berenang di Air Terjun Lider

Tidak hanya pantai dan gunung yang cantik, Banyuwangi juga memiliki air terjun yang masih asri dan alami yaitu Air Terjun Lider. Air terjun setinggi 60 meter dengan ketinggian 1300 meter diatas permukaan laut ini menjadikannya sebagai air terjun terbaik dan tertinggi di Banyuwangi. Pesona lain dari Air Terjun Lider adalah, adanya empat air terjun kecil yang merupakan bagian dari air terjun utama.

Air Terjun Lider, Banyuwangi. Photo by : Instagram.com/ jainurrochman

Kamu bisa mandi dan berenang disini, airnya yang dingin dan segar sangat cocok bagi kamu yang merindukan suasana alam yang dingin. Namun, kamu harus hati-hati ya karena debit air terjun disini cukup deras sehingga percikannya bisa mengenai mata dan telinga kamu. Dari bawah kamu juga bisa melihat tebing menggantung disisi kanan dan kiri air terjun yang bisa kamu jadikan spot foto yang keren.

Baca juga : Intip 4 Air Terjun Terindah di Indonesia Dijamin Terpukau!

6. Menyusuri Desa Wisata Gombengsari

Selain Desa Wisata Adat Osing Kemiren dengan keunikannya, Banyuwangi juga memiliki Desa Wisata Gombengsari yang sering disebut sebagai desa yang memiliki paket wisata “komplit”. Terkenal sebagai desa penghasil kopi, Desa Gombengsari memiliki perkebunan kopi yang bisa kamu datangi. Di sini, kamu akan mendapatkan edukasi mengenai kopi serta diperbolehkan untuk memetik dan melihat proses pengolahan kopinya.

Baca juga : Wajib Tahu Seputar Fakta Menarik Desa Wisata di Indonesia

Desa Wisata Gombnegsari, Banyuwangi.

Usai dari kebun kopi kamu akan bisa bermain bersama kambing Etawa yang menjadi ternak masyarakat sekitar. Jika penasaran kamu diperbolehkan untuk ikut memeras dan menikmati susunya. Di Desa Gombengsari kamu juga bisa mengunjugi hutan peninggalan Belanda yang masih asri dan lanjut wisata ke curug kecil yang bisa kamu nikmati suasananya sambil beristirahat.

7. Melihat Satwa Liar di Taman Nasional Baluran

Beranjak dari Desa Gombengsari, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Taman Nasional Baluran yang terletak di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Taman Nasional Baluran sangatlah populer. Keindahan hamparan padang savana seluas 300 hektar ini sangat memanjakan mata dengan pemandangan Gunung Baluran. Taman Nasional Baluran sering disamakan dengan padang savana di Afrika sehingga membuatnya disebut sebagai Africa Van Java.

Taman Nasional Baluran, Banyuwangi. Photo by : Foto: Google Maps/yanuar prantanto

Di sini, kamu bisa melihat satwa-satwa liar yang berlarian bebas dan hidup rukun berdampingan. Ada kerbau, banteng yang bermain bersama di lumpur, ditemani oleh rusa yang sedang berteduh di bawah pohon rindang. Kemudian monyet ekor panjang dan burung merak saling kejar mengejar. Setiap momen ini bisa kamu abadikan melalui handphone-mu.

8. Kitesurfing di Pulau Tabuhan

Di bagian paling ujung Jawa Timur terdapat Pulau Tabuhan yang letaknya berada di Selat Bali namun masih masuk wilayah Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Pulau Tabuhan merupakan pulau tak berpenghuni seluas 5 hektar, memiliki keindahan alam bahari dengan pantai pasir putih dan laut berwarna hijau toska.

Baca juga : Rekomendasi Paket Wisata Menarik Buat Ngetrip ke Bali

Kitesurfing di Pulau Tabuhan. Photo by : Banyuwangibagus.com

Selain pantainya yang begitu menggoda, Pulau Tabuhan dikenal memiliki intensitas angin yang besar dengan kecepatan angin yang konstant yaitu 20-30knot, sehingga sangat cocok dijadikan tempat untuk kitesurfing yaitu olahraga ekstrem yang memadukan aktivitas selancar dengan paralayang. Saat sudah lelah kitesurfing, kamu bisa menikmati keindahan Gunung Ijen yang telihat dari Pulau ini.

9. Berenang Bersama Hiu di Pantai Bangsring

Lokasi Pantai Bangsring/ Bangsring Underwater berada di dekat Selat Bali yang akan kamu lewati jika ingin menuju Pulau Menjangan dari arah Banyuwangi. Banyak wisatawan lokal bahkan mancanegara yang sengaja datang ke Bangsring Underwater untuk menikmati wahana air super lengkap dengan harga tiket yang masih tergolong murah.

Baca juga : Kemenparekraf Jadikan Bali Destinasi Medical Tourism Kelas Dunia

Bangsring Underwater. Photo by : ukmberdaya.com

Bangsring Underwater merupakan pusat konservasi biota laut berbentuk rumah apung di Banyuwangi yang juga menjadi salah satu tempat penangkaran hiu. Kamu diperbolehkan untuk berenang bersama anakan hiu sirip hitam yang sudah dijinakan di dalam keramba yang akan dipandu oleh ahlinya dengan keamanan yang sangat memadai tentunya.

10. Diving dan Snorkeling di Pulau Menjangan

Kalau kata orang, banyak jalan menuju Pulau Menjangan. Yap! Meskipun Wilayahnya berada di Provinsi Bali, namun letak geografisnya lebih dekat jika dijangkau dari Banyuwangi dan bisa diakses dari berbagai jalur. Pulau Menjangan terkenal dengan julukan “surga bawah laut Bali” dan masuk ke dalam 10 situs penyelaman terbaik di dunia menurut News Discovery.

Diving at Menjangan Island

Keindahan Taman Bawah laut Pulau Menjangan yang dihiasi aneka biota laut seperti kumpulan terumbu karang yang tumbuh alami berbagai spesies ikan serta “wall diving”-nya sudah mendapat pengakuan dunia. Jadi, Diving atau hanya sekedar snorkeling adalah aktivitas menyelam yang wajib banget kamu lakukan saat berada di sini.

11. Trekking Menjelajahi TNBB (Taman Nasional Bali Barat)

Taman Nasional Barat berada di ujung paling barat Pulau Bali dekat dengan Pelabuhan Gilimanuk yang menghubungkan Bali dengan Pulau Jawa dan dekat dengan Banyuwangi. Jadi, saat kamu ingin ke Banyuwangi melewati jalur darat setelah puas berlibur di Bali kamu bisa banget nih wisata sebentar di sini untuk menyusuri berbagai kawasan menariknya serta melihat berbagai satwa langka.

Taman Nasional Bali Barat

Saat ke sini kamu bisa memilih paket wisata trekking yang disediakan pengelola TNBB. Dengan paket ini, kamu akan dibawa berkeliling kawasan TNBB sesuai trek yang ditentukan selama 3-4 jam. Selain melihat aneka vegetasi yang ada, kamu akan melihat ragam satwa penghuni TNBB. Ada burung Jalak Bali, lutung, monyet ekor panjang, ayam hutan, burung ibis putih kepala hitam, burung cerek jawa, wili-wili besar, bangau tong tong, kijang, dan lainnya.

Baca juga : Rehat Sejenak,Yuk Coba Wellness Trip ke Bali Bareng Pigijo

Nah, Itu dia 11 rekomendasi destinasi dan aktivitas wisata yang bisa kamu lakukan saat berwisata di Banyuwangi dan ingin lanjut ke Bali atau sebaliknya, via jalur darat dan menyebrangi selat Bali menggunakan Kapal Feri. Menarik untuk di coba bukan? dapatkan seluruh paket tripnya hanya di sini.

Baca juga : Liburan ke Bali Sambil Belajar Budaya? Cek 4 Ritual Upacara Adat Ini

0 comments on “Liburan ke Banyuwangi dan Bali Sekaligus? Ini Dia 11 Aktivitas Wisata yang Bisa Kamu Coba.

Leave a Reply

%d bloggers like this: