PigiNews

Pigijo dan Kemendikbudristek Ajak Mahasiswa Bangun Desa Digital Lewat Magang Kampus Merdeka

Pigijo terpilih sebagai salah satu mitra Kemdikbudristek RI yang bisa dijadikan tujuan bagi para mahasiswa untuk melakukan magang.

PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (Pigijo) resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI) untuk menjalankan program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka.

Jalinan kerja sama tersebut adalah prestasi tersendiri bagi Pigijo. Sebab, Pigijo terpilih sebagai salah satu mitra Kemdikbudristek RI yang bisa dijadikan tujuan bagi para mahasiswa untuk melakukan magang.

Selain kerja sama dengan Kemdikbudristek RI pada Senin (26/7/2021), PT Tourindo Guide Indonesia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2020.

Porgram Magang Kampus Merdeka di Pigijo

Di samping pembahasan mata acara RUPST pada umumnya, Pigijo juga melakukan perubahan susunan Dewan Komisaris yang baru dengan persetujuan para pemegang saham. Saat ini susunan Dewan Komisaris Pigijo adalah Claudia Ingkiriwang sebagai Komisaris Utama, Supandi Widi Siswanto sebagai Komisaris Independen, dan Fetty Asmaniati sebagai Komisaris Independen.

Dalam RUPST tersebut untuk susunan Direksi Pigijo tidak mengalami perubahan, yaitu Adi Putera Widjaja sebagai Direktur Utama dan Evie Feniyanti sebagai Direktur Keuangan.

Sementara itu terkait Magang Bersertifikat Kampus Merdeka, sebagai industri yang bergerak di bidang teknologi pariwisata, Pigijo menawarkan program Vanguard Desa Wisata. Program ini bertujuan untuk membangun Desa Wisata Kreatif Digital.

Pigijo menjadi salah satu perusahaan yang terpilih ikut serta di program magang kampus merdeka

“Keikutsertaan Pigijo sebagai mitra Magang Kampus Merdeka adalah bentuk kolaborasi antara dunia industri dan dunia pendidikan dalam mempersiapkan kompetensi-kompetensi baru untuk memasuki dunia pariwisata baru,” kata Direktur Utama Pigijo, Adi Putera Widjaja.

Pada program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka tersedia lowongan magang untuk 100 mahasiswa. Jika terpilih ratusan mahasiswa itu yang nantinya bakal terjun langsung untuk mewujudkan Digitalisasi Desa Wisata. Hal ini senada dengan salah satu cita-cita Pigijo untuk menjadi Marketplace Desa Wisata Terbesar di Indonesia.

Dalam program hasil kolaborasi Pigijo dan Kemendikbudristekdikti RI, beberapa kompetensi yang akan dikembangkan antara lain, entrepeneurship, konten kreatif, merumuskan permasalahan wisata yang kompleks. Kompetensi tersebut termasuk pula bagaimana cara membangun konsep dasar membangun Desa Wisata (homestay, daya tarik, budaya/kesenian, kuliner, souvenir, destinasi, tour guide, eMarketing). Lalu ada juga Kemampuan mengimplementasikan talenta sesuai kebutuhan industri.

Membangun desa wisata jadi tujuan magang di kampus merdeka.

Adapun lokasi tempat magang akan dilakukan di 11 Desa Wisata yang tersebar di beberapa provinsi. Lokasi tersebut terletak di Jawa Barat, meliputi Kabupaten Bogor dan Kuningan. Kemudian di Sumatera Barat, meliputi Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Lokasi terakhir adalah Kabupaten Gianyar di Bali.

Magang Bersertifikat Kampus Merdeka sendiri adalah sebuah program Kemdikbudristekdikti yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Mahasiswa yang berkesempatan ikut program itu akan mendapat pengalaman di industri nyata selama 1-2 semester. Program itu diharapkan dapat meningkatkan soft skill maupun hard skill yang akan membuatnya lebih siap dan mantap untuk memasuki dunia kerja dan karirnya.

BACA JUGA: Yuk Kawanjo Segera Ikut Program Magang Kampus Merdeka

Program Pigijo Magang Kampus Merdeka berlangsung 6 bulan, dari 2 Agustus 2021 hingga 31 Januari 2022. Dengan rincian waktu 10 Juni – 31 Juli mahasiswa mendaftar di Platform Kampus Merdeka. Lalu 16 Juni – 31 Juli 2021, Mitra melakukan proses rekrutmen. Setelah terpilih, mahasiswa langsung mengikuti program.

Bagi mahasiswa yang lolos program, sejumlah benefit sudah disiapkan oleh Pigijo. Selain mendapat uang saku, mahasiswa magang juga akan memperoleh kesempatan berkarier di Pigijo.

Tak cukup sampai di situ, Pigijo bahkan mempersiapkan pendanaan bisnis sampai dengan Rp 10 Miliar. Kesempatan pendanaan itu diberikan untuk mahasiswa magang yang memiliki ide bisnis kreatif dan inovatif untuk membangun Desa Wisata Kreatif Digital bersama Pigijo.

Belasan Desa Wisata akan jadi tempat praktik magang di kampus merdeka

Creative Director Pigijo, Faisal Rahim memaparkan program Magang di Kampus Merdeka diyakini dapat menggali potensi mahasiswa kreatif yang berbakat di Indonesia.

“Dengan tren media sosial yang terus berubah sangat cepat, tentu saja dibutuhkan konten- konten kreatif dan kemampuan digital marketing yang mumpuni. Kami yakin para mahasiswa ini memiliki modal besar untuk itu. Pigijo siap untuk saling berbagi ilmu dan berkolaborasi dengan mereka,” ucap Faisal.

0 comments on “Pigijo dan Kemendikbudristek Ajak Mahasiswa Bangun Desa Digital Lewat Magang Kampus Merdeka

Leave a Reply

%d bloggers like this: