Local Experiences

Wisata Mistis Bisa Jadi Daya Tarik Pariwisata Indonesia

Hal mistis sulit dijelaskan secara nalar, tapi bisa dirasakan dan menjadi daya tarik wisata tersendiri

Di zaman serba teknologi canggih seperti sekarang ini kisah-kisah mistis, cerita horor, mitos, maupun legenda masih dipercaya oleh sebagian orang. Tak hanya di Indonesia, tapi beberapa negara lainnya juga masih mempercayai hal-hal mistis yang terjadi dalam kehidupan mereka.

Belum lama ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berencana ingin mengembangkan wisata mistis (ghost tourism), guna menarik jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia. Dunia pariwisata dalam konteks misteri ini memiliki story telling yang sangat kuat dan menjadi daya tarik di masa depan.

Sandiaga percaya bahwa Wisata Mistis jika dikemas dengan baik, dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Lantaran masyarakat di Indonesia sendiri menyukai hal-hal berbau mistis, membuat wisata jenis ini berpeluang untuk digandrungi orang-orang yang memiliki rasa penasaran yang tinggi. Wisata mistis diyakini dapat berdampingan dengan perkembangan delapan wisata minat khusus lainnya.

1. Punya Keunikan Tersendiri

Villa Isola (Gedung Partere) di Kampus UPI Bandung punya cerita mistis tersendiri

Motivasi kawanjo ngetrip ke suatu destinasi wisata merupakan keinginan individual yang tidak bisa dipengaruhi oleh alasan apapun. Berbagai literatur menyebutkan bahwa pola pikir manusia terbagi menjadi empat, yaitu akal sehat (common sense), magi (upacara atau praktik mempersuasi makhluk gaib), sains (scientific), dan agama (religion).

Dari 4 pola pikir tersebut, setiap manusia memiliki pola pikir dominan yang berbeda-beda, begitu juga dengan keinginan dan rasa penasaran wisatawan untuk melakukan wisata mistis. Terkadang minat wisatawan melakukan wisata mistis muncul karena minat spiritual. Apalagi, banyak film-film horor yang menyajikan lokasi, benda-benda mistik, dan berbagai pendukungnya yang memancing imajinasi masyarakat.

Nah, jika daya tarik wisata secara umum adalah sesuatu yang menarik untuk dilihat, dilakukan, dan/atau dibeli oleh wisatawan. Maka, wisata mistis memiliki kriteria unik dan menghadirkan sensasi tersendiri bagi wisatawan yang ingin melakukan wisata ini, karena sulit dijelaskan secara nalar (logika) tapi bisa dirasakan.

Hutan Sancang di Garut Selatan, petilasan Prabu Siliwangi

Pasalnya, keunikan wisata mistis bisa dibilang “sesuatu yang langka,” karena keunikan adalah sesuatu yang sulit ditemukan kesamaannya atau bahkan tidak ditemukan di tempat lain. Keunikan ini bisa digali dari sisi mitologis (mitos dan cerita sejenis yang berkembang di masyarakat), sejarah), dan/atau ilmu pengetahuan. Tak hanya itu, budaya nenek moyang bangsa Indonesia yang menganut animisme dan dinamisme juga sangat mistis.

Termasuk juga kemampuan seorang pemandu wisata saat mengunjungi suatu lokasi, mampu meramu kisah (story telling) dari sisi sejarah, mitologis maupun pengalaman yang pernah terjadi di masa lalu, dan ini menjadi kunci keberhasilan serta ketertarikan wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata mistis ini.

Baca juga: Menparekraf Sudah Siapkan Panduan Pelaksanaan Konser Besar

2. Bagian dari Kearifan Lokal

Pemakaman di desa Trunyan, Kintamani, Bali

Tak bisa dipungkiri, segala hal yang terkait dengan mistis dan kepercayaan gaib menjadi bagian dari masyarakat Indonesia sejak lama. Hal ini merupakan kearifan lokal yang memperkaya khasanah budaya suatu daerah maupun budaya Indonesia.

Kearifan lokal (local genius/local wisdom) merupakan pengetahuan lokal yang tercipta dari hasil adaptasi suatu komunitas yang berasal dari pengalaman hidup yang disampaikan secara turun temurun dalam sebuah lingkungan masyarakat tertentu.

Proses regenerasi ini dilakukan melalui tradisi lisan (cerita rakyat) dan karya-karya sastra, seperti babad, tembang, hikayat, lalu ada juga bentuk tulisan dalam lontar, logam atau batu, adanya pelaksanaan upacara adat atau ritual tertentu, tari maupun musik tradisional, permainan rakyat, bangunan kuno/lama dan benda benda peninggalan sejarah.

Hampir semua tempat di Indonesia punya cerita kearifan lokal yang terkait dengan hal-hal mistis. Kejadian atau peninggalan masa lalu ini bisa dikemas jadi cerita dan pengalaman unik sekaligus menarik untuk ditelusuri oleh para wisatawan, tanpa meninggalkan sisi edukasi mengenai nilai-nilai moral di balik kisah suatu tempat atau peninggalan yang dikunjungi oleh wisatawan.

3. Ada Komunitas Wisata Mistis di Bandung

Kunjungan Komunitas Wisata Mistis ke salah satu lokasi

Kalau kawanjo tertarik dengan wisata mistis, ternyata di kota Bandung, Jawa Barat, sejak tahun 2011 sudah ada sekelompok anak muda yang membentuk suatu komunitas bagi para pecinta Wisata Mistis (Wismis).

Komunitas Wismis dalam kegiatannya bertujuan menelusuri setiap tempat yang memiliki nilai edukasi, sejarah dan juga memiliki sisi mitos untuk diungkap kebenaran serta fakta asal usul mitos tersebut. Komunitas ini tidak mengkultuskan hal-hal yang berbau gaib atau mistis, tapi justru lebih mengarahkan agar segala sesuatu yang berbau mistis tidak perlu ditakuti tapi cukup dihormati sebagai salah satu mahluk ciptaan Tuhan.

Mereka juga sudah mengembangkan sayap hingga memiliki perwakilan di berbagai daerah diantaranya Padang, Pariaman, Jambi, Sungai Bahar (Kab Muaro Jambi), Balikpapan (Kalimantan Timur), Melawi (Kalimantan Barat), di wilayah Pantura di Subang Utara, Cirebon hingga Indramayu, Jawa Barat dan Malang, Jawa Timur.

Percaya atau tidak, alam memang menyimpan banyak misteri. Rasa penasaran dan keingintahuan manusia pada alam lain tetap harus dibarengi dengan pengetahuan, keselamatan dan keyakinan akan Kuasa Tuhan. Yuk, cek paket wisata menarik lainnya di sini

Baca juga: 8 Oleh-oleh Khas Manado yang Bisa Jadi Pilihan saat Ngetrip

0 comments on “Wisata Mistis Bisa Jadi Daya Tarik Pariwisata Indonesia

Leave a Reply

%d bloggers like this: