Local Experiences

Desa Wisata Cikolelet, Perpaduan Alam, Tradisi dan Ekonomi Kreatif

Desa yang menghadirkan kenyamanan sekaligus pengalaman seru.

Menikmati suasana sejuk dengan udara yang bersih jadi dambaan banyak orang. Tak heran saat akhir pekan banyak orang melakukan perjalanan menuju destinasi wisata untuk melepas penat. Salah satu tempat yang bisa kawanjo kunjungi adalah Desa Wisata Cikolelet.

Jika kawanjo ngetrip dari Jakarta menuju Desa Wisata Cikolelet, hanya membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 3 jam. Desa wisata ini terletak sebelah barat Kabupaten Serang yang berjarak sekitar 141 km dari Jakarta dan sekitar 42 km dari ibu kota Kabupaten Serang.

Wilayah desa Cikolelet masuk dalam zona kawasan wisata pantai Anyer Cinangka, tepatnya di Kecamatan Cinangka. Merupakan destinasi petualangan di Barat Pulau Jawa sekaligus menjadi salah satu desa yang berhasil masuk ke dalam 50 besar penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Desa dengan luas sekitar 554 hektar dan berpenduduk sekitar 5.180 jiwa atau 1.360 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 11 RW dan 33 RT ini, sangat terjaga kebersihan lingkungannya. Makanya tak aneh jika desa ini berhasil meraih juara beberapa kali dalam Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) yang diadakan oleh Pemkab Serang bersama TNI-Polri.

Nah, saat kawanjo berkunjung ke Desa Wisata Cikolelet, selain menikmati suasana desa yang bersih, ada pula berbagai tempat dan kegiatan seru yang bisa kawanjo ikuti.

Baca juga: Ngetrip ke Semarang, Jangan Lupa Oleh-Oleh Ini Kawanjo

Keindahan Alam

Pemandangan Gunung Pilar

Gunung Pilar, memiliki ketinggian 430 mdpl, tapi punya view yang ciamik. Di tempat ini, bisa berfoto dengan latar belakang Gunung Karang Pandeglang dan hijaunya alam Rawa Danau, bahkan bisa berfoto dengan spot ayunan langit.

Puncak Cibaja, tempat wisata ini menawarkan keindahan alam yang sangat sejuk dan memiliki spot foto yang sangat menarik dan instagramable. Di lokasi ini kawanjo bisa berkemah (camping) rame-rame bareng teman atau keluarga. Selain itu, terdapat pula menara untuk memantau habitat lutung dan monyet.

Pesona Curug Kembar, Desa Wisata Cikolelet

Ada pula Curug Kembar yang berada di Kampung Cisirih. Dinamakan Curug Kembar karena mempunyai dua aliran air terjun (curug) dalam satu tempat dengan ketinggian sekitar 15 meter.

Sementara, Curug Lawang merupakan air terjun dengan ketinggian 20 meter yang berada di tengah hutan rindang. Tak hanya itu, kawanjo juga bisa menjajal jalur atau track menantang untuk sepeda gunung atau motor trail.

Tradisi dan Seni

Seni Calung, alat musik yang terbuat dari bambu

Di Desa Wisata Cikolelet juga terdapat banyak tradisi leluhur yang masih diselenggerakan hingga saat ini, seperti pawai budaya, ngagurah dano, prahprahan, ngayun (marhaban), bertutur (mamaca), nukuh dan ngiring panganten dan moro (berburu binatang yang menjadi hama tanaman).

Sedangkan potensi seni tradisional yang dimiliki Desa Wisata Cikolelet juga beragam, diantaranya calung, pencak silat dan ibing pencak silat dengan iringan kendang pecak, seni rudat, rampak qasidah, qasidah dan marawis.

Ekonomi Kreatif dan Kuliner

Serunya pengalaman memerah susu kambing etawa

Puas berwisata alam dan menyaksikan pertunjukan seni, kawanjo juga bisa merasakan sensasi memerah susu kambing di peternakan kambing etawa yang berada di Kampung Kopi. Selain itu, ada juga penyulingan sereh wangi yang berada di Kampung Kadu Kandang.

Ada pula kerajinan atap dari daun rumbia yang bisa digunakan untuk atap gazebo, saung dan rumah desa. Di Desa Wisata ini kawanjo bisa menyaksikan budidaya telur puyuh maupun budidaya jamur tiram yang terletak di belakangan pekarangan rumah warga.

Sentra pembuatan emping melinjo, produksi kopi lokal atau robusta karuhun dan pengrajin relief taman dan pot juga bisa kawanjo kunjungi. Sementara, untuk wisata kuliner ada sajian ceplis, dendeng ikan lele dan limbat, hingga makanan olahan dari jamur tiram.

Wisatawan yang berkunjung tak hanya sekedar melihat, tapi dapat belajar langsung seputar pembuatan aneka ragam produk ekonomi kreatif bersama warga setempat.

Yuk, ngetrip ke Desa Wisata Cikolelet di Serang, Banten, selain bisa menghilangkan penat, kawanjo juga bakal dapat pengalaman seru yang tak terlupakan. Cek paket wisata menarik lainnya di sini

Baca juga: Wisata Mistis Bisa Jadi Daya Tarik Pariwisata Indonesia

0 comments on “Desa Wisata Cikolelet, Perpaduan Alam, Tradisi dan Ekonomi Kreatif

Leave a Reply

%d bloggers like this: